Minggu, 27 Desember 2009

foto keluarga

Ke Bandung kali ini, berdasarkan request khusus dari Ibu plus Bapak Mertua. Berhubung Angga (ipar yg paling sibuk ngompakin jadwal) libur jadi sekaranglah saatnya bikin foto keluarga. Terakhir bikin tuh kalo ngga salah 5 tahun yang lalu deh...dengan nuansa biru...hahaha Demokrat banget yah???

Nah, sekarang yang netral aja.

Dress codenya WHITE.

Kakak kan masih UAS tuh, jadi rencananya berangkat pagi, abis itu langsung pulang lagi ke Bogor. Itu juga dengan catatan kakak udah ngapalin Geografi pas malem minggu. Jadi malem Seninnya tinggal ngapalin Biologi.

Jam 4....alarm bunyi.
Masih ngantuk banget secara kita tidur baru jam 11-an gitu. Akhirnya nawar dikit sampe azan Subuh. Halah...padahal rencananya mau Subuh di Rest Area aja. Ya sud-lah...beres shalat berangkat deh.

Kayak yang punya tol aja pokoknya. Lancaaaaarrrr banget :)
Begitu nyampe langsung ke Holis dulu. Kangen kangenan dulu bentar sambil sarapan.
Beres itu ya langsung ke Rajawali. Mandi dulu, dandan, ngerumpi bentar langsung cabut ke Jonas.

Sampe sana ternyata penuuuuhhhh banget (maklum aja libur...).
Nunggu nya juga lumayan lama dan agak bikin bete deh. Sampe pindah duduk berapa kali. Untungnya sambil becanda2 gitu jadi rada ngga kerasa tau-tau No. B 032 dipersilahkan masuk...

Jreeeeng....

Touch up bentar trus mulai deh bergaya-gaya...heboh...karena Adrya tiba2 ngadat ngga mau difoto. Berbagai jurus dicoba...mulai dari iming2 permen, dibujuk dengan manis, ancaman dipanggilin satpam ... ngga mempan juga. Akhirnya beberapa sessi sukses dilaksanakan...tanpa Adrya...

Sampe ngga kerasa, tau2 semua kelaparan.

Dari Jonas rencananya mau makan, tapi bingung mau makan dimana. Males banget deh sama macetnya Bandung. Akhirnya mentok2 di Ampera Kebon Kelapa deh...

Jumat, 25 Desember 2009

STOP USING AUTISM ON OUR DAILY JOKES !!!

disadur dari facebook-nya Didik...
Inget aku punya seorang murid yang Autis...tapi luar biasa !!! Kemampuan Komputer dan tanggung jawabnya sangat besar, jauh melebihi teman-temannya yang NORMAL.
Subhanallah...Allah memang ADIL...
Icat...so proud of you !!!
Siang itu aku sibuk membaca buku resep makanan khusus buat anak Autis. Ya...anakku memang tidak bisa makan sembarangan makanan. Salah-salah, anakku bisa berputar-putar seperti gasing jika ada zat dalam makanannya yang tidak cocok dikonsumsi oleh anakku.
Ditangan sebelah kiri ada Food diary anakku...yang kutulis sejak pertama kali dia kukenalkan pada makanan padat...berisi makanan apa saja yang cocok dengan tubuhnya...reaksi alergy-nya, dan makanan apa saja yang tidak cocok dan menyebabkan dia overwhelmed. Kebayang ngga?
Diusia 4 bulan misalnya, kuberikan jeruk bayi pada anakku, eh...engga lama kemudian dia muntah dan seluruh tubuhnya seperti dipenuhi ULAT BULU...hiiii...
Pernah aku berikan dia tomat. Tapi kemudian, berhari-hari dia diare dan uring-uringan. Kuberikan dia susu instant,...anakku malah jingrak-jingkrak, mengepak-ngepakkan tangannya, persis seperti orang gila!!! Dia berputar-putar tanpa merasa lelah,...dan kemudian mengamuk ketika tidak mengerti bagaimana caranya mengendalikan tubuhnya yang tidak mau diam.
Ahhhh, sudahlah...life must go on anyway. Kulirik sekali lagi food diarynya...hhmmm, hari ini aku harus mencoba memberinya 5 ml putih telur tanpa kuningnya. Karena 7 hari yang lalu dia sudah sedikit kebal pada telur ayam ini.
Baru saja hendak memasak, tiba-tiba kudengar jeritannya...Kucari anakku, tapi tidak kutemukan.
Aku keruang setrika...dan disana kutemukan anakku sedang nangring diatas lemari dengan setrika panas yang baru saja dicabut oleh Baby Sitter-nya karena kupanggil untuk membantuku memasak. Setrika panas ini masih menempel dipunggung tangan kirinya !!!
Oh... My... God !!! *Panik*
Dari punggung tangannya mengepul asap. Bau daging panggang begitu segar menempel dihidungku. Kuangkat setrika itu dari tangannya...dan, aduh Tuhan, aku tidak kuat melihatnya. Sebagian dagingnya menempel dibalik setrika panas itu ... :(( :(( :((
AAAARRRRRRRGGGGHHHH....
Sumpah kalau saja ini bukan anakku...Aku pasti sudah mati berdiri karena ketakutan... Melihat daging dari punggung tangannya yang menempel pada sertika panas itu sudah berubah menjadi putih kekuningan... Dan luka di tangannya...juga berubah menjadi seperti daging ayam matang :'((
Aku menjerit sekencang-kencangnya...Kupanggil Baby Sitter-nya yang tadi aku suruh untuk membantuku didapur...lalu dengan kesetanan kukebut mobilku ke UGD Rumah Sakit, untuk dirawat secara intensif. Begitu anakku segera tertangani...tiba-tiba aku kehilangan seluruh tenagaku.
AKU PINGSAN !!!
***
Hari itu, lagi-lagi aku sedang mempersiapkan makanan. Memang khusus untuk makanannya aku memutuskan untuk memasak sendiri, karena hanya aku yang tahu berapa gram atau mililiternya...porsi makan yang masih bisa ditoleransi oleh tubuh anakku.
Sedang membersihkan kompor yang kecipratan makanan...tiba-tiba, lagi-lagi kudengar benda jatuh. GEBEGUK!!!...
Buru-buru kucari sumber suara itu, memastikan bahwa itu bukan anakku....
Damn. Oh Tuhan...lagi-lagi anakku, dia baru terjatuh dan sepertinya kepalanya terantuk pada pinggir tembok, sehingga kepalanya sobek dan berdarah.
Dia masih berusaha berdiri, meski sempoyongan... Dan sambil berjalan, dia menggaruk luka menganga yang ada dibelakang kepalanya.
Aku menjerit sekuat-kuatnya. Kepalanya kututupi dengan lap kompor yang tadi kupegang.
Tapi itu tidak lama, karena lap kompor itu sudah berubah menjadi merah kehitaman. Aku berteriak panik,..."Mbak, minta handuk...handuk...CEPAAAATTT !!!"
Dan lagi-lagi kukebut mobilku ke rumah sakit, langsung menuju UGD. Disana, dokter yang sudah terbiasa menangani anakku sudah siap menunggu dan segera menjahit kepala anakku.
Dia tidak menangis...hanya meminta sesuatu yang bulat untuk dipegangnya. Dan setelah dijahit dengan 8 jahitan...Hatiku sedikit lega. Seluruh persendianku serasa dicopot dari tubuhku, dan tanpa sadar...Lagi-lagi aku...PINGSAN.
***
Terlalu banyak cerita haru dan berurai air mata yang harus kami jalani. Berkali-kali jantung kami harus berpacu 100x lipat manakala mereka melakukan hal-hal yang tanpa mereka sadari dapat membahayakan diri mereka sendiri.
Tapi ini bukan keluhan kok,...karena saya sadar...Tuhan itu ARSITEK YANG AGUNG. Karyanya tidak pernah gagal. Tidak satupun makhluk yang diciptakannya, yang merupakan produk gagal. Jadi ketika dia menciptakan seorang bayi yang memiliki kekurangan, dia tidak pernah lupa menitipkan KELEBIHAN pada anak itu.
So, buat semua orang tua, berhentilah mengeluhkan kekuranan anak kita...mari kita bantu mereka untuk menemukan kelebihan mereka.
Anakku memang Autistik, tapi aku bangga setiap kali menceritakan bahwa anakku AUTIS. Aku bangga setiap kali menceritakan bagaimana proses menangis berdarah-darah itu, sudah Tuhan rubah menjadi senyum suka cita yang luar biasa.
Selalu ada haru yang menyesakkan dadaku...manakala mendengarkan tangan-tangan mungilnya menari lincah diatas tuts piano...mendengarkannya bercakap-cakap dalam bahasa Inggris,..seolah-olah yang kudengar ini anak bule asli...yang nyasar dalam tubuh putriku.
Namun dibalik itu... Walaupun bangga...selalu tersisa rasa risih dan tidak nyaman, kalau tidak ingin dibilang tersinggung...manakala mendengar orang-orang bercanda dengan menggunakan kata "Autis".
Minggu lalu sahabat saya menyelenggarakan pesta ulang tahun disebuah resto terkenal, salah satu teman kami sibuk dengan BB-nya, sehingga teman yang lain menegur begini...
"Tuh...liat tuh Sil... Autis banget khan dia? KAYAK ANAK LOE khan? Loe marahin deh Sil...marahin Sil...Coba loe terapi dulu nih dia,...biar sembuh kayak anak loe"
Dan semua lalu tertawa terbahak-bahak...
Saya??? hhhmmm...cuma bisa tersenyum kecut, karena tidak ingin merusak suasana Pesta Ulang Tahun Sahabat Saya... *doh*
Well, saya tahu mereka hanya bercanda, namun biar bagaimanapun,...Saya sudah merasakan dan tahu betul bagaimana sulitnya membesarkan anak Autis.
Semoga artikel ini semakin mencerahkan teman-teman mengapa orang sepertinya terlalu over champaign dengan gerakan "Stop Using Autism on our daily jokes" ini.
Semoga Berkenan.

love...love...love

LOVE is CINTA
Gitu katanya...
Love is Cinta buat Mami Papiku
Love is Cinta buat Suami dan anak2ku
Love is Cinta buat Ibu Bapak Mertuaku
Love is Cinta buat 300 orang muridku
Love is Cinta buat semua...semua isi dunia
Indah sekali kalau saling mencinta
Dan mencintai tanpa syarat...

kloning

Harus ada 3 orang yang bisa mengerjakan hal yang sama dalam waktu yang bersamaan.
Sore tadi, dimobil tiba2 Sishi panas. Mata merah, ngga nafsu ngapa2in.
Trus sampe rumah...Papa yang langsung nyungsep dikasur. Pegel sebelah badannya. Trus dipijitin bentar. Abis itu tidur.
Makin malem Sishi makin panas.
Papa juga makin pegel., badannya anget pula.
Dua-duanya rewel...
Oh My God...strees jadinya !!!
Belom lagi harus bolak-balik ngawasin Kakak yang masih UAS. Udah gitu alergi Kakak juga harus dikasih obat....
Harus kloning kemana nih ??? Hiks...hiks...
Cepet sembuh ya semuanya...I love you, all...
tapi kalo lagi gini...siapapun akan stress...

Kamis, 24 Desember 2009

teacher

dikutip dari buku CATATAN KECIL TENTANG DIA...(Riris Vita Al Fiah)

Untuk guru-guruku,

Tanpa kalian, aku takkan pernah tahu siapa aku.
Tanpa kalian, aku takkan pernah mengerti bagaimana aku ada.
Tanpa kalian, aku takkan pernah tahu kenapa aku ada.
Tanpa kalian, aku takkan pernah tahu apa yang harus kulakukan.

Kalian,
Bibir yang tertawa saat kami senang.
Tangan yang mengusap saat kami menangis.
Kaki yang tahu kemana mengarahkan hati kami.
Mata yang memperlihatkan kepada kami apa itu dunia.
Hidung yang menunjukkan betapa harumnya ilmu pengetahuan.
Lidah yang merasakan bagaimanakah rasa huruf dan angka.
Pundak yang menahan beban kami.
Jantung yang membantu kami bertahan.
Paru-paru yang memompa nafas keingintahuan.
Dan, superhero yang mengajari kami,
bagaimana cara mendapatkan yang terbaik,
tanpa menggunakan kekuatan super.

Rabu, 23 Desember 2009

Hasil investigasi ke fb murid2ku ternyata SANGAT MENGEJUTKAN.
Boleh dibilang, udah tingkat tinggi. Dasyaaaat banget !!!
Beberapa siswa malah bergabung dengan satu grup "CIBONE ANTI NEGLASARI" (SD yang berada persis dibelakang SD Cibuluh). Ada yang grup "CIBONE KALAHKAN NEGLASARI"
Isi wall-nya juga beragam. Belom lagi tulisan di status mereka. Bahasa gau, urdu, isi kebon binatang seliweran disana. Astagfirullah...
Hanya bisa merinding dan mengelus dada.
Mulai deh mengumpulkan barang bukti, ngeprint semua yang berbau mudarat itu untuk dibahas disekolah. Malah beberapa hari yang lalu dengan seorang rekan guru aku sama2 membaca status mereka. Semua guru terperangah, kaget...
Yang lebih mengejutkan lagi, salah satu siswi (yg cenderung pendiam) bisa menghina guru Bahasa Sundanya dengan semena-mena. Aku sih udah tegur lewat komen pada statusnya. Tapi akhirnya guru yang bersangkutan tau. Anak itu aku panggil dan aku ajak bicara. Yang ada dia hanya menangis dan menangis. Entah menyesal (Mudah2an menyesal) entah marah, entah benci...ngga tau deh.
Bikin grup DUKUNG PENUTUPAN FACEBOOK BUAT ANAK DIBAWAH UMUR.
Alhamdulillah, banyak yan care dan ikut prihatin dengan masalah ini. Pengennya sih emang ada aturan ya...
Mereka kan belom bisa mengendalikan kemajuan teknologi ini dengan benar. Masih belom luas pengetahuan mereka tentang internet, masih banyak hal2 lain yang sebenarnya lebih bermanfaat.
Yang aku tau, Satgas dari Dinas Pendidikan sekarang juga sedang giat merazia Warnet dan tempat2 game online. Karena pasti dampak negatif yang timbul emang lebih banyak daripada posotifnya.
Makanya, aku mau terus berjuang buat ini, biarlah banyak hinaan dan hujatan. Aku ngga akan berhenti !!!

Senin, 21 Desember 2009

for :
MAMI....
IBU...
BI TINI...



SELAMAT HARI IBU
terimakasih atas cinta dan kasih sayang kalian padaku, suami dan anak-anakku
I REALLY...REALLY LOVE YOU...


Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter
With me everything is oke...
Mother, How are you today?

Mother, don't worry I'm fine
Promise to see you this summer
This time there will be no delay
Mother, how are you today?

miss you Mom...
andai punya sayap...kapan aja aku tengokin Mami
walau hanya sekedar memandang dari jauh...
Sediiiihhh banget, ngebayangin Mami sendiri disana...

but what can I do for you?
You know how much I love You...

Sampai ajal menjemput, Mami adalah Ibuku...dan aku adalah anakmu...
Darah yang mengalir pada tubuhku adalah bagian dari jiwamu
Aku tetap tidak bisa membalas apapun buat semua itu
Semoga ALLAH selalu menjaga Mami dimanapun dan kapanpun

Ya ALLAH ampuni dosa kedua orangtuaku...
sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku diwaktu kecil...

Minggu, 20 Desember 2009

DIHUJAT??? SIAPA TAKUT!!!

Udah lama ngga nge-cek fesbuknya Sishi...Kalo Kakak mah udah lama juga dihapus, secara sekolahnya melarang siswa/i mereka punya account di fesbuk. Dan aku setuju banget !!!
Gubraaaakkkk!!!
Menyeramkan sekali ya isi status dan komen temen2nya. Aku sampe terbelalak, terperangah, bengong...speecless...
WHAT???
Fesbuk hanya jadi tempat buat ngata2in temen, cuma jadi tempat menghina guru, musuhan sama temen, jadi tempat pamer hal2 yang ngga penting.
Belom lagi beberapa muridku ngga tau kalo mereka punya account fesbuk karena dibuatin temen. Dan temennya itu dengan tidak bertanggungjawab berbuat semena-mena dengan account mereka.
Coba...kurang kerjaan banget kan?
Jadi inget kejadian beberapa waktu yang lalu. Seorang murid kelas 6 menghina guru Bahasa Sundanya lewat status di-fb dia... Aku langsung kasih komen, bilang guru yang mengajar itu memberikan ilmunya dengan iklhas...betapa hancurnya hati guru yang bersangkutan kalau tau muridnya malah menghujat dia dengan kata2 yang pedas dan ngga pantes keluar dari muridnya.
Sejak itu, murid itu nge-remove aku dari friendlist-nya dan tiap ketemu di Lab dia selalu menundukkan kepala. Aku sih ngga comel ngasih tau guru yang bersangkutan. Tapi setidaknya anak tersebut terhukum sendiri dengan perbuatannya. Minimal dia takut, kalau2 aku mengadukan hal itu ke Guru Bahasa Sundanya!
Jadi, buat aku pribadi...fesbuk itu bukan konsumsi anak2 ingusan itu (dan secepat mungkin fesbuknya Sishi akan aku hapus). Kalau ada manfaatnya mungkin ngga sebanding dengan mudarat yang ditimbulkannya.
Sedih...
Jujur SEDIH banget !!!
Apa jadinya ya mereka nanti? Sekarang aja ibaratnya udah seperti mekar sebelum waktunya. Mereka dipaksa tau apa yang semestinya mereka belum layak tahu. Masih banyak waktu yang sebenarnya bisa dimanfaatkan daripada hanya berdiam diri dihadapan fesbuk.
Ada yang bertanya ," Kl udah dewasa boleh ngga bu?"
Jawabannya : "BOLEH, asal bisa membatasi diri. Jangan sampai jadi musibah buat diri sendiri"
Buat aku sendiri, fesbuk menjadi ajang silaturahmi dengan teman dan saudara yang jauh dan sudah lama ngga ketemu. Lewat fesbuk aku bisa tau teman2ku sedang berduka atau bahagia. Status2 yang di update bisa membuatku merasa dekat dengan teman dan saudara walau jarak berjauhan. Insya Allah bagiku fesbuk hanya sebagai jembatan untuk bersilaturahmi dan berbagi kabar. Ngga lebih !!!
Sekarang terserahlah, kalau ternyata ada orang tua yang nanti akan menghujat atau masukin aku ke koran gara2 hal ini. Aku siap banget adu argumentasi dan bukti2 kuat mengenai hal2 yang merugikan murid-muridku. Semua aku lakukan hanya karena aku sayang murid-muridku !!!

senam hebOOOOh

Dimulai dengan cerita sedihnya Sishi karena ngga diajakin gabung sama kelompok senam kelas 4 dulu. Tapi untung deh, dia akhirnya bisa gabung sama kelompok laen, yang anggotanya cuma 6 orang. Padahal sama Pak Mahfud disuruhnya 1 kelompok 10 orang. But show must go on Dek...

Akhirnya tanpa latihan kelompok, cuma yakin semua udah pada hapal aja.

Sishi mah dapet pinjeman CD dari Galang, akhirnya bisa latihan sampe jam 9 malem. Udah gitu Kakak sama Mama ikut senam biar dia semangat.

Belom lagi harus pake aksesoris. Halah...Mama deh akhirnya yang kebagian bikin. Untung masih punya kain flanel. Akhirnya bikin pita buat bando sama buat ditangan. Dan berhubung warnanya ngga banyak akhirnya setiap anak punya pita yang berbeda warnanya sama temennya.

Kamis kemaren akhirnya sukses juga senamnya. Setelah heboh ngga mau tampil pertama, dapet giliran ke-3. Itu juga udah disemangati terus. Mudah2an hasilnya bagus dehhhh..

Sabtu, 19 Desember 2009

long WIKEN

Dimulai dengan perjalanan menempuh Cipularang yang panjang (berharap engga macet). Ternyata namanya libur...yah, pasti macet lah. Macet gara-gara tabrakan beruntun, macet giliran keluar pintu tol. Belom lagi di Bandungnya. Ngga napsu kemana-mana deh.


Karna berangkat dengan terburu-buru (diluar jadwal yang udah direncanain dari malem), kita ngga sempet sarapan dengan bener. Cuma masuk kopi plus roti doang. Akhirnya stop-lah di Rest Area. Brunch dulu deh di Solaria.

Ngga bawa kamera pula, jadi nyaris ngga ada dokumentasi deh perjalanan kali ini. Cuma sempet foto pake kamera laptop doang di Solaria...ngga oke pula hasilnya :(

Setelah bermacet ria dan sempat on air di El Shinta (hehehe...gara-gara rajin kirim SMS ke tuh radio)... akhirnya perjalanan dilanjutkan deh.

Tujuan pertama ya ke Rajawali. Nyampe pas banget lagi Khotbah Jumat. Papa langsung nyebrang ke Masjid depan, kita langsung masuk kerumah deh. Abis becanda, cerita plus makan Bakso-nya Mang Toya langsung cabut lagi. Ngga nginep disana secara lagi berantakan banget trus Ibu juga ngga ada (ke Pangandaran) dan Bapak ada acara di Novotel Mangga Dua. Tujuan berikutnya sih Paris Van Java...TAPI busyeeetttt....macet gila dimana-mana. Batal deh !!!

Masuk tol lagi, langsung ke Cimahi. Belom nengokin rumah barunya Yeni- Tommy. Kota Mas (nama perumahannya) ternyata asyik juga. Sejuk dan dingin. Dan sinus-ku kambuhlah dengan suksesnya.

Sama Yeni dimasakin Kikil...waduh...enak beneeerrrrr.
Malemnya ditraktir Nasi Goreng Kikil (lagi) yang enak juga. Akh, naek berapa kilo nih...baru juga semalem disini.

Besoknya (tadi pagi nih...)
Abis sarapan, ngobrol2 lagi...cerita2...curhat2an sama Yeni, akhirnya kita berangkat ke Soekarno-Hatta...ke Resepsi Pernikahannya Frans-Bebeth. Lumayan-lah, bermacet2 lagi. Disana juga ngga lama, karena Kakak rada ngga nyaman dengan suasananya. Akhirnya pulang...eh, engga ding. Ke BSM...sambil ngga tau juga mau ngapain di sana.

Eh, yang ada malah kakak beli sepatu dan Sishi beli tempat pensil yang pake nama gitu. Ujung2nya malah kongkow di J-Co...di Bogor juga ada kaleee...

Abis itu ya langsung masuk tol. Diiringi dengan Papa yang bersin-bersin dan ngantuk (gara2 makan Stop Cold tuh...). Akhirnya dari Lingkar Selatan sampe rest area Km 70 sekian gitu aku deh kebagian nyetir.

On Air lagi di Es-Shinta (jangan bosen ya El-Shinta...saya emang Miss Update,hehehe) gara2 macet di Km 29 gara-gara ada mobil box terguling.

Nyampe Bogor engga langsung pulang. Berhubung kepala pusing banget dan dirumah juga ngga masak, akhirnya makan malemlah di Bella Nova. Pesen Soto Sulung yang puedessss banget.

Beres makan, anak2 masih pengen nonton Sang Pemimpi...aduhhh, jangan sekarang ya anak2...
Besok aja. Kita istirahat dulu deh malam ini.